Buletin Lokal Terkait Demo Penistaan Agama Presiden Joko Widodo berpesan agar unjuk rasa berjalan aman dan damai | Berita Terkini Hari Ini - BuletinLokal.com

Terkait Demo Penistaan Agama Presiden Joko Widodo berpesan agar unjuk rasa berjalan aman dan damai

demonstrasi Penistaan Agama
Harapan agar aksi unjuk rasa terkait dugaan penistaan Agama yang dilakukan Calon Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama berlangsung damai di suarakan oleh berbagai kalangan sehari sebelum unjuk rasa Presiden Joko Widodo dan wakil Presiden Jusuf Kalla berpesan agar unjuk rasa berjalan aman dan damai

"demonstrasi adalah hak demokrasi berbicara di media sosial juga demokrasi tapi ada batas batasnya ada etikanya ada sopan santunnya di situ hati-hati juga ada undang-undangnya yang mengatur itu hati-hati" ujar Presiden Joko Widodo

Masyarakat juga tidak perlu takut berlebihan sebab selain aparat keamanan siap mengawal jalannya unjuk rasa Wakil Presiden juga menjamin unjuk rasa tidak akan mengganggu jalur investasi dan perekonomian Indonesia meski demikian Pemerintah meminta pengunjuk rasa untuk berhati hati terhadap para penyusup yang memiliki agenda lain

"masalahnya seperti Ahok, Ahok kan sudah di periksa hanya saksi saksinya dan tokoh ini berjanji untuk betul memeriksa sesuai dengan harapan masyarakat jadi bagi Pemerintah bagi Presiden dan saya ya kita elangkan saja demokrasi yang baik ya mau ada alasan agama itu jangan rusak karena perilaku" ujar Jusuf Kalla Wakil Presiden Republik Indonesia

Sementara itu tokoh Muhammadiyah Buya Safi'i Maarif menilai sebenarnya tidak ada maksud dari Ahok untuk menistakan agama namun tuduhan penistaan agama telah sedemikian keras di arahkan kepadanya sehingga menyebabkan Pilkada DKI Jakarta menjadi seram

"ia itu sesungguhnya kecelakaan saja sebenarnya saya rasa Ahok itu tidak ada maksud untuk penistaan tapi tuduhan sebegitu rupa jadi susah apalagi Majelis Ulama ikut ya jadi sudah berimpit nih antara agama dan politik jadi kalau sesungguhnya kalau tidak ada Pilkada tidak seseram ini" ujar Buya Syafi'i Maarif Tokoh Muhammadiyah

Sebagai acuan moral menurut Buya Syafi'i agama boleh saja di gunakan dalam kampanye seperti misalnya pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab namun jika agama di perkuasa sedemikian rupa untuk kepentingan politik sesaat itu sama sekali tidak benar guna menciptakan kondisi yang kondusif Pemprov DKI Jakarta juga tidak ketinggalan mensosialisasikan kampanye damai di Ibu Kota kita semua bersaudara

"karena tidak semua orang juga satu bahasa untuk ikut demonstrasi ada orang yang ingin dah jangan demonstrasi saya ingin damai-damai saja oleh karena itu ya kita hargai kita hormati ada sekelompok orang yang mau kampanye damai ya kita terima mereka ingin hidup nyaman tenang dan damai ya kita terima saja" ujar Sumarsono Plt. Gubernur DKI Jakarta

Sementara di sejumlah daerah doa bersama di gelar sejumlah elemen masyarakat agar agama bisa berperan merekatkan dan menyatukan semua umat bukannya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.