Like us on Facebook

Diklatsar Mapala UII Memakan Korban Tewas, Polisi tetapkan dua tersangka

Siapa yang menyangka pendidikan dasar mahasiswa pecinta alam universitas islam Indonesia Yogyakarta sampai memakan korban jiwa, tiga mahasiswa meninggal dunia yaitu Muhammad Fadhli, Syaits Asyam dan Ilham Nurfadmi Listia Adi sementara 10 mahasiswa lain nya harus harus di rawat secara intensif di rumah sakit

Peristiwa ini menambah deretan preseden buruk di lingkungan lembaga pendidikan, walau pihak UII telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kejadian tersebut dan berdasarkan hasil temuan sementara yang ditemukan oleh tim investigasi telah ditemukan tindakan kekerasan dalam diksar MAPALA tersebut

Sebagai bentuk pertanggung jawaban moral atas kejadian ini pada tanggal 26 Januari rektor UII Yogyakarta memutuskan mundur dari jabatan nya. Kegiatan mahasiswa pecinta alam di universitas ini pun telah dibekukan hingga waktu yang tidak ditentukan
perploncoan di unit kegiatan kampus di universitas islam Indonesia Yogyakarta
Olah Kejadian tewasnya mahasiswa Diklatsar Mapala UII oleh pihak kepolisian
Insiden perploncoan di unit kegiatan kampus di universitas islam Indonesia Yogyakarta tidak pernah terjadi sebelumnya, Pengakuan dari para mahasiswa yang kerap mengikuti kegiatan di kampus tersebut perploncoan menggunakan kekerasan tidak pernah di alami. namun beberapa pengakuan berbeda disampaikan oleh para peserta pendidikan dasar mapala UII, Mereka mengakui adanya tindakan kekerasan yang dilakukan kepada peserta


Sementara itu panitia Diklat SAR mapala uui menyatakan pelatihan tersebut telah berjalan sesuai dengan prosedur, namun mereka tidak menampik bila ada oknum yang telah menyalahi prosedur yang berlaku dan terkait hal tersebut ketua panitia pun menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden yang telah merenggut nyawa 3 orang calon mahasiswa UII

"Apabila dari hasil investigasi dan pencari fakta didapatkan kejanggalan seperti mengarah kepada adanya kekerasan fisik sehingga menyebabkan adanya korban jiwa saya (Imam Noorizky) selaku ketua MAPALA dan pengurus siap untuk mempertanggung jawabkan semuanya dan jika hal ini memungkinkan untuk dijadikan bukti pidana yang akan ditangani oleh pihak kepolisian maka kami akan bersikap kooperatif" Ungkap Ketua MAPALA UII Imam Noorizky

Penyelidikan terkait tewasnya 3 mahasiswa UII masih berjalan,Polisi menunggu hasil otopsi dari rumah sakit guna melengkapi alat bukti sebelum menetapkan tersangka dalam kasus tewasnya tiga Mahasiswa peserta DIKSAR MAPALA UII Yogyakarta

Kepolisian Tetapkan Dua Tersangka Dalam Insiden Tewasnya Mahasiswa UII

Angga setiawan dan M Wahyudi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap mahasiswa peserta DIKSAR The great Camping di lereng gunung labu. dari Yogyakarta keduanya di gelandang ke polres karang anyar untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih lanjut oleh pihak kepolisian, keduanya diketahui sebagai senior di MAPALA UII

Pengacara keluarga korban Ilham Nurfadmi Listia Adi mengakui pihaknya tidak menuntut tanggung jawab dari pihak kampus namun keluarga mengharap para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal

DIKSAR MAPALA UII Yogyakarta telah menelan 3 korban jiwa dari hasil pemeriksaan dokter ketiganya terbukti tewas akibat adanya tindak penganiayaan

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.