Paska didemo Mahasiswa,Kediaman SBY dijaga ketat Aparat Kepolisian

kediaman Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono
Kediaman SBY didemo mahasiswa
Unjuk rasa di sekitar kediaman Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berlangsung senin siang, kediaman pribadi SBY berlokasi di kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan. Aksi demo diikuti sekitar 500 orang. Massa membagikan selembaran yang di antaranya berisi penolakan terhadap isu sara dan seluruh upaya adu domba rakyat serta ajakan melawan organisasi radikal yang anti Pancasila.

Unjuk rasa tanpa izin sempat berlangsung setengah jam sebelum akhirnya dibubarkan Polisi, petugas mengamankan 1 kendaraan operasional milik demonstran. Polisi masih selidiki identitas pemilik mobil Nissan Terano itu untuk mengungkap dalang unjuk rasa.

"karena tidak mempunyai surat pemberitahuan ke Kepolisian sehingga oleh Polres Jakarta Selatan di bubarkan dan kemudian di dalam saat pembubaran itu tertinggallah sebuah mobil terano di dalamnya ada beberapa makanan ya atau logistik dan kami selidiki itu milik siapa kita tunggu saja nanti bagaimana penyidikan dari Kepolisian" Ujar Kombes Pol. Argo Yuwono Kabid Humas PMJ

Sementara SBY menyesalkan kejadian ini, lewat akun twitternya Presiden keenam RI mengingatkan unjuk rasa dilarang dilarang dilakukan di kediaman pribadi. SBY juga mengaitkan aksi ini dengan kegiatan di kompleks Pramuka Cibubur yang disebutnya menggalang provokasi, SBY pun mempertanyakan kejadian ini kepada Presiden dan Kapolri. Lewat cuitannya Ketua Umum Partai Demokrat ini meminta keadilan.

Rumah SBY Dijaga Ketat Oleh Aparat Kepolisian

Selasa sore aparat menjaga ketat rumah milik Presiden Republik Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jalan Mega Kuningan Setia Budi Jakarta Selatan. Petugas TNI bersiaga dengan senjata lengkap, unjuk rasa sempat terjadi Senin sore ratusan massa menjadi peserta aksi. Tidak memiliki izin petugas membubarkan aksi setengah jam kemudian kejadian ini disesalkan SBY.

Sementara mobil operasional yang digunakan saat unjuk rasa masih berada di Polda Metro Jaya. Mini bus diamankan Polisi setelah ditinggalkan pengemudinya. Mobil berisi ratusan nasi bungkus dan air mineral serta Perlengkapan Pertolongan Pertama Kesehatan (P3K), diduga mobil ini digunakan untuk menyuplai logistik bagi demonstran. Polisi masih mencari tahu identitas pemilik mobil.

"sedang kita dalami, sedang kita selidiki korlapnya siapa cuma ada satu mobil yang sudah kita amankan sedang kita cari itu milik siapa ya" Ucap Kombes Pol. Argo Yuwono Kabid Humas Metro Jaya

Polisi juga masih mendalami siapa dalang dibalik unjuk rasa, motif kejadian ini masih diselidiki.

Wapres JK - Masyarakat Harus Hormati Mantan Pimpinan Indonesia

Sementara itu terkait aksi demo di rumah Presiden Republik Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senin kemarin, Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut prihatin dan menghimbau agar agar masyarakat bisa menghormati seorang pemimpin, di sisi lain Polda Metro Jaya tengah menyelidiki aksi tersebut.

"tentu kita prihatin dengan situasi itu kita juga harus mempunyai suatu prilaku yang baik menghormati para pemimpin ya dalam sesuai dengan aturannya. kalau soal perlindungan mantan Presiden, Wakil Presiden itu tetap mendapat perlindungan pengawalan dari Paspampres seorang mantan itu bisa ya dikawal 60 orang" kata Jusuf Kalla Wakil Presiden RI.

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.