Tito Karnavian : Aksi 11 Februari Tidak Disisipi Muatan Politik

Aksi 11 Februari Tidak Disisipi Muatan Politik
Jelang rencana aksi 112 Polri dan TNI gelar rapat pengamanan Jumat siang di Polda Metro Jaya, Aksi itu rencananya akan terpusat di mesjid Istiqlal Jakarta. Kapolri menghimbau agar aksi 112 tidak disisipkan dengan kegiatan politik yang berbalut unsur keagamaan.

"kita juga sudah menghimbau dan meminta kepada panitia termasuk dari pengurus mesjid Istiqlal dan imam besar masjid Istiqlal sudah memberikan warming kepada panitia untuk menggunakan Istiqlal bukan untuk kegiatan politik" ujar Jenderal Tito Karnavian

Wakil Presiden Jusuf Kalla Jumat siang juga tegaskan Pemerintah tidak melarang kegiatan keagamaan selama tidak mengganggu ketertiban umum.

"selama itu prosesnya doa dan istigosah di mesjid ya silahkan saja tentu itu tidak bisa dilarang lagi pula Pemerintah atau Polisi dianggap menghalangi orang beribadah jadi ini yang sebenarnya jalan solusi yang baik lah" ucap Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sebanyak lebih dari 20 ribu personil aparat telah disiapkan untuk mengamankan jalannya aksi, Polisi juga telah siapkan skema pengamanan agar aksi tersebut tidak mengganggu ketertiban dengan menyediakan kantong-kantong parkir selain di Istiqlal di area gereja katedral, lapangan banteng hingga irti Monas sementara pengalihan arus akan diberlakukan situasional.

Aksi 112 Tetap Dilaksanakan  di Masjid Istiqlal

Menkopolhukan Wiranto dan jajaran Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) gelar silaturahmi di rumah dinas Kemenkopolhukam di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, pertemuan ini membahas berbagai persoalan negara mulai dari pelaksanaan pilkada serentak 2017 hingga pelaksanaan aksi 112 mendatang.

"dari pihak saya sebagai pemangku kepentingan yang berhubungan dengan masalah hukum tata tertib dan keamanan saya mengatakan bahwa silahkan saja kalau ada aktivitas tetapi jangan sampai melanggar hukum ya, melanggar hukum itu artinya ada aturan-aturan main tatkala ya kita melakukan satu aktivitas-aktivitas" kata Wiranto

Pimpinan FPI Rizieq Shihab tegaskan tetap melaksanakan aksi 112 di masjid Istiqlal.

"telah mengambil inisiatif dengan kearifan dan kebijaksanaan mereka untuk memindahkan lokasi aksi yaitu yang semula dari Monas ke HI menjadi Dzikir dan tausiah Nasional dan kami laksanakan di Masjid Istiqlal" ujar Habib Rizieq Shihab

Sementara para pimpinan aksi menjamin tidak akan ada long march dari Monas menuju bundaran HI yang sebelumnya akan dilakukan.

Tidak Ada Unjuk Rasa dalam Aksi 112

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Mochamad Iriawan tegaskan tidak boleh ada ormas yang berunjuk rasa dalam aksi 112 Sabtu esok. Aksi yang akan terpusat di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat ini adalah doa bersama.

Tanggal 11 besok rencana akan turun  ke jalan sudah ada pengumuman dari mereka bahwa tidak jadi akan ada kumpulan massa di mesjid Istiqlal untuk doa bersama boleh tapi kembalinya harus tertib teratur tidak boleh menjadi kumpulan massa sehingga menjadi kumpulan untuk kampanye tentu itu tidak boleh ya tapi kalau mau semaan mau khataman Al-Quran wah saya senang sekali" ujar Irjen Pol Mochamad Iriawan Kapolda Metro Jaya.

Sebelumnya sejumlah ormas Islam berencana berunjuk rasa 11 Februari mendatang.

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.